L IRIK DAN MAKNA LAGU DAERAH JAWA TENGAH, PADHANG W ULAN A. PADHANG BULAN DALAM BAHASA JAWA Lagu Padang Bulan adalah lagu tradisional Jawa Tengah yang diciptakan oleh Sunan Giri. Lagu ini memiliki makna religius dan ajakan untuk bersyukur kepada Tuhan, sehingga di dalam liriknya juga tercantum pujian-pujian kepada Tuhan dan utusan-Nya. Pahdang Bulan memiliki lirik sebagai berikut : Padang bulan, padange koyo rino Rembulane sing awe-awe Padang bulan, padange koyo rino Rembulane sing awe-awe Awe-awe Ngelengake, ojo turu sore Kene tak critani, kanggo sebo mengko sore Kene tak critani, kanggo sebo mengko sore اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا ومَولانا مُحَمَّدٍ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا ومَولانا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللّٰهِ صَلاَةً دَائِمَةً بِدَوَامِ مُلْكِ اللّٰهِ صَلاَةً دَائِمَةً بِدَوَامِ مُلْكِ اللّٰهِ Lamun wong tuwo keliru mimpinne Alamat bakal alamat bakal getun mburine ...
Tapa kolo jadi salah satu makanan khas dari pulau ini, tapa memiliki arti bakar dan kolo bermakna memasak menggunakan bambu. Tapa kolo merupakan nama lain dari nasi bambu khas Flores, Nusa Tenggara Timur. Tapa kolo dimasak dengan dibakar yang menjadi kebiasaan turun temurun warga Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Latar Belakang Pada mulanya masyarakat Flores sering mengonsumsi umbi-umbian bakar. Kemudian cara tersebut juga diterapkan untuk memasak nasi. Masyarakat Manggarai juga lebih senang memanfaatkan alat dan bahan dari alam, misalnya bambu. Cara masak ini membuat nasi memiliki aroma khas dan berbeda dengan nasi yang dimasak dengan microwave Masyarakat Flores juga menggunakan daun pisang sebagai alas untuk beras yang dicetak dalam bambu. Daun pisang dapat membentuk cita rasa nasi Tapa Kolo dan menghilangkan unsur sangit yang mengganggu. Tapa Kolo mengandalkan santan serta bumbu ...
C ULTURAL HERITAGE FROM CENTRAL JAVA, GAMBYONG DANCE Gambyong (bahasa Jawa: ꦒꦩ꧀ꦧꦾꦺꦴꦁ ) adalah salah satu bentuk tari klasik Jawa yang berasal dari daerah Surakarta dan biasanya dibawakan untuk pertunjukan atau penyambutan tamu. Tari Gambyong bukan hanya satu tarian melainkan terdiri dari berbagai koreografi, yang paling terkenal adalah Tari Gambyong Pareanom (dengan beberapa variasi) dan Tari Gambyong Pangkur (dengan beberapa variasi). Walaupun banyak jenisnya, namun tarian ini mempunyai gerakan dasar yang sama yaitu gerakan tari tayub/tlèdhèk. Pada dasarnya gambyong diciptakan untuk seorang penari tunggal, namun kini lebih sering dibawakan oleh beberapa penari dengan menambahkan unsur pemblokiran panggung sehingga melibatkan barisan dan gerakan yang besar. A. Sejarah Tari Gambyong Dikutip dari arsip pada situs resmi Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Serat Centhini, kitab yang ditulis pada masa pemeri...
Komentar
Posting Komentar